Artikel

Ini Dia 11 Tradisi Unik di Sumatera Barat Yang Masih Eksis Sampai Sekarang

Festival Silat Internasional akan digelar di Kota Padang pada tahun 2016 mendatang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah

Sumatera Barat (Sumbar) memiliki kebudayaan dan tradisi yang sangat beragam, terutama etnis Minangkabau yang sebagian besar warga Sumbar. Ditengah gempuran budaya asing yang terus masuk, etnis Minangkabau sampai hari ini ternyata masih menjunjung tinggi kearifan lokal mereka dan masih menjalankan berbagai tradisi yang sudah turun temurun sejak dulu. Seperti 11 Tradisi Unik di Sumatera Barat ini, yang sampai sekarang masih tetap eksis:

Tabuik

Tabuik

Tabuik

Salah satu tradisi unik yang ada di Sumatera Barat adalah Pesta Tabuik. Perayaan Tabuik merupakan tradisi masyarakat Pariaman, Sumatera Barat untuk memperingati meninggalnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Prosesi ini biasanya berlangsung selama satu minggu dengan perayaan puncak yang dinamakan “Hoyak Tabuik” yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram setiap tahunnya. Salah satu kalimat tentang Pariaman dan Tabuik adalah sebuah Pantun yang berbunyi: “Pariaman tadanga langang, batabuik mangkonyo rami.”

Pada puncak perayaan Tabuik ini biasanya masyarakat dari seluruh penjuru Sumatera Barat akan memenuhi Kota Pariaman untuk menyaksikan “Hoyak Tabuik”. Tidak hanya dari Sumatera Barat, mereka yang menyaksikan prosesi Pesta Tabuik bahkan juga datang dari luar negeri. Event tahunan Kota Pariaman ini memang selalu dinanti setiap tahunnya.

Pacu Jawi

Foto: Arie Darmana

Foto: Arie Darmana

Salah satu tradisi unik yang menjadi favorit dari Sumatera Barat adalah Pacu Jawi. Pacu Jawi merupakan tradisi unik yang dilakukan masyarakat Tanah Datar khususnya masyarakat di kecamatan Sungai Tarab, Rambatan, Limo kaum, dan Pariangan. Selain itu Pacu Jawi juga dilaksanakan di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh.

Sekilas, Pacu Jawi mirip dengan Karapan Sapi di Madura. Namun yang membedakan keduanya adalah lahan yang digunakan. Jika Karapan Sapi menggunakan sawah yang kering, maka Pacu Jawi menggunakan sawah yang basah dan berlumpur. Selain itu untuk mempercepat lari sapi, joki Pacu Jawi tidak menggunakan tongkat seperti Karapan Sapi, mereka biasanya menggigit ekor sapi.

loading...

Tradisi Pacu Jawi ini paling ditunggu oleh fotografer dari seluruh Nusantara. Beberapa foto Pacu Jawi hasil jepretan fotografer Minang pun pernah meraih penghargaan Internasional.

Pacu Itiak

pacu itiak

Pacu Itiak (Balapan Itik) adalah salah satu tradisi unik dari Sumatera Barat khususnya di daerah Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Event Pacu Itiak biasanya dilaksanakan di 11 tempat berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Tata cara perlombaan Pacu Itiak ini adalah dengan melemparkan Itiak sehingga Itiak pun terbang menuju garis finish. Itiak yang paling cepat mencapai garis finish akan dinyatakan sebagai pemenang. Jarak tempuh satu lintasan Pacu Itiak ini biasanya sepanjang 800 meter.

bersambung ke halaman selanjutnya

Komentar

Pages: 1 2 3

Trending

To Top
Loading...