Artikel

Ini Dia 11 Tradisi Unik di Sumatera Barat Yang Masih Eksis Sampai Sekarang

Festival Silat Internasional akan digelar di Kota Padang pada tahun 2016 mendatang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah

Balimau

ilustrasi

ilustrasi

Balimau adalah tradisi mandi membersihkan diri menjelang bulan ramadhan. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan oleh masyarakat Minangkabau di lubuak atau sungai. Selain itu Balimau juga memiliki makna lainnya yaitu mensucikan bathin dengan bermaaf-maafan satu sama lain sebelum menyambut bulan suci ramadhan.

Makan Bajamba

Pembalap TdS Makan Bajamba

Pembalap TdS Makan Bajamba

Makan bajamba sering juga disebut Makan Barapak, tradisi ini sampai sekarang masih jamak dilakukan oleh masyarakat Minangkabau. Makan Bajamba adalah tradisi makan dengan cara makan bersama di sebuah tempat, biasanya dilakukan pada hari besar islam, upacara adat atau acara-acara penting lainnya.

Tradisi makan bajamba diperkirakan masuk ke Sumatera Barat seiring dengan masuknya islam ke Ranah Minang pada abad ke-7. Maka tidak heran banyak adab dalam makan bajamba yang sesuai dengan syariat islam.

Turun Mandi

Upacara Turun Mandi

Upacara Turun Mandi | Foto: gadangdirantau.com

Upacara Turun Mandi adalah salah satu tradisi yang sampai saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat Minangkabau. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya seorang anak ke dunia sekaligus memperkenalkan kepada lingkungan sekitar bahwa telah lahir seorang anak dari sebuah keluarga atau suku.

Upacara Turun Mandi dimulai dengan persiapan berbagai perlengkapan, kemudian arak-arakan menuju sungai (batang aia) tempat dilaksanakannya upacara Turun Mandi tersebut. Upacara ini sendiri hanya bisa dilaksanakan di Batang Aia atau Sungai.

Batagak Kudo-Kudo

Upacara Batagak Kudo-Kudo merupkan salah satu rangkaian panjang dari Tradisi masyarakat Minangkabau dalam membangun rumah. Upacara Batagak Kudo-Kudo sendiri dilakukan saat sebuah rumah baru akan baru dipasan kuda-kuda. Biasanya upacara ini mirip dengan ‘baralek’ dengan mengundang orang kampung dan sanak famili. Kado yang biasanya dibawakan oleh tamu undangan adalah seng atau atap untuk rumah.

Batagak Pangulu

Masyarakat etnis Minangkabau hidup dalam budaya bersuku dan berkaum. Setiap suku biasanya memiliki seorang penghulu suku atau Datuak. Ketika sebuah suku atau kaum mengangkat pimpinan kaumnya yang baru maka diadakanlah upacara Batagak Pangulu.

Upacara Batagak Pangulu merupakan salah satu upacara besar yang menjadi tradisi masyarakat Minangkabau. Acara ini biasanya diadakan dengan menyembelih kerbau dan mengadakan acara pesta selama 3 hari bahkan sampai seminggu lamanya.

Pages: 1 2 3

To Top