Artikel

Peringati Hari Sumpah Pemuda, IKA SMA N 10 Padang Gelar Diskusi Virtual

Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 10 (Ika Smanten) Padang menggelar diskusi secara virtual (webinar), pada 28 Oktober 2020 dan 1 November 2020. Kegiatan tersebut digagas Ika Smanten, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92. “Selain memperingati Hari Sumpah Pemuda, diskusi ini juga bagian dari ajang silaturahmi para alumni SMAN 10 Padang yang tersebar di berbagai pelosok negeri,” kata Ketua Umum Ika Smanten Padang Febriandri.

Banyak sudah alumni SMAN 10 Padang berkiprah dan telah berhasil serta sukses di berbagai bidang, sehingga perlu diberikan ruang untuk berbagi pengalaman kepada junior-junior alumni serta siswa yang masih menjalani pendidikan di sekolah. Kesempatan ini pertamakalinya dilaksanakan dan berkemungkinan dapat digelar di lain waktu dengan topik-topik berbeda. “Ini kegiatan positif, dan dapat dijadwalkan di lain kesempatan,” ucapnya.

Sekretaris Umum Ika Smanten Padang Yunesa Rahman mengatakan, diskusi melalui Zoom Meeting pertamakalinya ini, digagas pihaknya bersama alumni angkatan 2018, 2019 dan 2020. “Panitia Webinar ini adik-adik alumni yang sangat bersemangat dan minta Ika menfasilitasi. Dan alhamdulilah, mendapat apresiasi banyak pihak khususnya para senior alumni, uda-uni kito,” jelasnya.

Kegiatan yang diberi nama Alumni Smanten Padang Bersuara ini, memgambil tema Eksistensi Pemuda di Masa Pandemi Covid-19. “Pemateri dan narasumbernya internal alumni,” papar Icak, sapaan Yunesa ini. Adapun peserta, mengundang para alumni dan siswa SMAN 10 Padang dengan terlebih dahulu melakukan registrasi untuk dapat bergabung dalam room meeting tersebut.

Sebanyak 12 pemateri dari lintas alumni, menyampaikan materi berbeda dan dibagi dalam dua hari diskusi. Pada hari pertama, Rabu, 28 Oktober 2020 lalu, sebanyak enam pemateri dengan bahasan Industri Kreatif dan Media, menghadirkan pratiksi dan akademi di bidangnya masing-masing yakni Amri, alumni angkatan pertama tahun 1992 berprofesi wartawan senior menjabat Pemimpin Redaksi Keprisatu.Com, Em Zaki Umarak alumni 2003 (Auditor BPK RI Sumbar & Owner Tekape Padang), Alna Hanana alumni 2006 (Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas), Khalif Hadi alumni 2010 (Founder & Chief Operating Officer ROW TV), Bara Ilham Bakti Perkasa alumni 2011 (Tanboy Kun Youtuber) serta Yolanda W.F alumni 2016 (Finalis Rising Star, Owner Baso Aci Padang dan Owner Yols & Co Ent).

Hari kedua, Minggu, 1 November 2020, enam pemateri lainnya dengan bahasan Pemerintahan dan Kesehatan yakni Andre Algamar, alumni 1999 (Kepala Dinas Perdagangan Pemko Padang), Masteria Yunovilsa Putra alumni 2003 (Peneliti LIPI dan Peneliti Vaksin Covid-19), Muhammad Ivan alumni 2003 (Dosen Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dan Anggota SMF Bedah Rumah Sakit Universitas Andalas), Widia Sri Ardias alumni 2004 (Dosen Psikologi UIN Imam Bonjol Padang), Yunesa Rahman alumni 2005 (Asisten Pengawasan dan Pelayanan Publik Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat) serta Genta Wade Putra alumni 2009 (Videografer).

“Alhamdulillah disela-sela kesibukan mereka, semua narasumber yang kami hubungi bersedia dan siap meluangkan waktunya turut bergabung. Ini membuktikan, para alumni turut peduli dan mau sharing ilmu dan pengalaman,” tutur Icak.

Tak hanya itu, peserta pun sangat antusias. Terbukti, di hari pertama diskusi, sekitar 300 peserta hadir secara online dari 29 angkatan alumni sejak 1992-2020 serta siswa SMAN 10 Padang. Icak kembali menjelaskan, diskusi webinar ini diadakan mengingat saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, Ika Smanten meyakinkan masyarakat khususnya para alumni untuk terus semangat dan tetap produktif. Dan berkaitan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, maka kalangan muda dapat tetap menunjukan eksistensinya dengan penuh semangat sebagai Agent of Change.

Mengawali penyampaian materi sebagaimana dipesankan melalui tema tersebut, para narasumber diminta untuk bercerita kembali masa-masa bersekolah dulunya, kegiatan yang diikuti hingga pengalaman unik dan menarik dirasa semasa bersekolah di SMAN 10 Padang dulunya. Selanjutnya bercerita tentang profesi pembicara, tahapan-tahapan dilalui hingga saat ini dan pengalaman, apakah kondisi Pandemi Covid-19 mempengaruhi secara langsung aktifitas pembicara ataupun tidak, serta solusi dan inovasi dilakukan menghadapi pengaruh tersebut.

Usai narasumber menyampaikan materi, diberikan kesempatan sesi tanya jawab dari peserta. Diskusi juga diselingi dengan live musik, kahoot atau quiz dengan hadiah berupa voucher belanja senilai ratusan ribu rupiah. Dan setiap peserta akan mendapatkan e-sertifikat. Webinar digelar mulai pukul 20.00 Wib sampai selesai di dua hari tersebut. Pada kesempatan ini juga, dibuka Dompet Peduli berupa Donasi Ika Smanten. “Kami menerima donasi dari para alumni berupa uang, sembako, buku maupun pakaian,” kata Icak.

Dijelaskannya, di kesempatan tersebut donasi dibuka sebagai bentuk kepedulian alumni untuk alumni dan siswa SMAN 10 Padang yang membutuhkan. Donasi ditutup seiring berakhirnya diskusi pada hari kedua, Minggu, 1 November 2020.

Trending

To Top