Artikel

Transportasi Massal di Kota Padang

oleh : Deni Subara

Ditengah kericuhan masalah transportasi massal yang ada di padang. Sebenarnya terdapat banyak hal yang saling berkaitan. Pertama, Kebutuhan masyarakat akan transportasi massal yang mudah dan aman, kebutuhan pelaku moda transportasi umum untuk bertahan hidup, dan Kewajiban pemerintah untuk memperhatikan semua keluhan masyarakat ini. Tulisan ini akan mebahas dari ketiga aspek yang saling berkaitan tersebut.

Pertama, puncak piramid yang mengontrol transpor di Padang adalah Pemerintah daerah yakni dinas perhubungan. Tidak dipungkiri kita melihat pemerintah telah berusaha untuk berbuat banyak dalam menyediakan transportasi massal yang layak untuk masyarakat. Seperti memperbanyak kuota angkutan kota, mengontrol kelayakan jalan angkutan umum. Begitu juga, beberapa tahun belakang kita mungkin sering melihat pihak perhubungan kota Padang melakukan razia kendaraan umum. Hal ini semata dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat kota Padang. Termasuk juga kebijakan yang terbaru, yaitu pengadaan transportasi terintegrasi Trans Padang.

Kedua, dari penyedia jasa angkutan umum. Kita bisa bangga, angkutan kota Padang termasuk angkutan dengan asesoris terbanyak. Penyedia angkutan berlomba untuk memodifikasi angkutan mereka yang bertujuan untuk menarik penumpang. Angkutan kota berusaha untuk bertahan dan melanjutkan mata pencarian.

Ketiga dan yang paling terpengaruh terhadap transportasi, yaitu masyarakat kota Padang. Masih ingat dahulu, moda transportasi sebelum angkot seperti Bus Kota. Karena beberapa hal muncul transportasi alternatif yaitu angkot. Hal yang sama masih terjadi, memicu munculnya Trans Padang, dan yang terakhir adalah ojek online. Perpindahan penggunaan transportasi favorit oleh masyarakat adalah karena moda transportasi yang lama tidak lagi memberikan pelayanan yang aman dan nyaman.

Melihat ketiga aspek diatas, penulis melihat satu kunci pokok yang harus dilaksanakan. Kunci pokok itu adalah Ketegasan. Ketegasan oleh pemegang kekuasaan di Kota padang, ketegasan oleh penyedia jasa, dan ketegasan oleh masyarakat. Ketegasan oleh pemerintah kota untuk menjamin masyarakatnya dapat berpindah tempat atau bermobilisasi dengan nyaman dan aman.

Pemerintah belum tegas menindak angkutan kota yang melanggar peraturan, seperti menurun dan menaikan penumpang disembarang tempat, ngebut dijalan, dan hal lain yang melanggar peraturan. Ketegasan pemerintah dengan mencabut ijin trayek akan membuat angkot bandel berfikir berkali kali sebelum berbuat. Selanjutnya, ketegasan oleh penyedia jasa transportasi. Penyedia jasa harus tegas dalam menyeleksi sopir sopir nya. Tegas dan berkomitmen untuk menyediakan jasa yang nyaman dan aman.

Penulis rasa, telah banyak aduan dari masyarakat akan keadaan angkutan kota. Tetapi tetap masih banyak penyedia jasa yang menutup telinga dan tidak mendengarkan. Terpenting, ketegasan oleh masyarakat untuk menuntut moda transportasi massal yang nyaman dan aman. Masyarakat sebagai pengguna mungkin tidak dapat berbuat banyak. Melaporkan angkutan yang berbuat salah ke pihak berwajib tanpa tindak lanjut mungkin akan membuat pelapor merasa disia siakan.

Terakhir, satu ide untuk pemerintah. Menyediakan transportasi massal yang aman, nyaman dan murah adalah hal mutlak bagi pemerintah kota Padang. Oleh sebabitu, akan lebih baik, pemerintah memperbanyak armada Trans Padang, dengan metode integrasi kesetiap jalan utama kota. Sopir armada Trans Padang bisa diseleksi dari sopir angkutan kota. Angkutan kota tetap diperbolehkan tapi dengan trayek yang menuju perumahan bukan kearah pusat kota. Ojek online diperbolehkan tetapi dibatasi hanya untuk layanan antar jemput barang atau makanan. Dengan hal ini permasalahan akan sedikit terselesaikan. Tinggal usaha pemerintah untuk melakukan control terhadap penyediaan jasanya.

To Top