Wisata

Menikmati Danau Diateh; Salah Satu Destinasi Wisata Yang Harus Kamu Kunjungi di Sumatera Barat

Kabupaten Solok, salah satu dari 19 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat ini memiliki salah satu “mutiara” yang merupakan destinasi wisata yang sudah sangat terkenal di Indonesia. Siapa yang tidak kenal Danau Kembar? Danau Diateh dan Danau Dibawah yang terkenal dengan tampilan ala eropa-nya. Dari perkebunan teh yang bisa kamu temukan di Kabupaten Solok, Danau Kembar tersebut dapat dicapai dengan meneruskan perjalanan yang masih satu jalur yang sama menuju Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Kerinci. Danau Diateh bisa dibilang lebih populer dan ramai dikunjungi wisatawan dibanding Danau Dibawah.

Kali ini fokus kita arahkan kepada salah satu Danau, yaitu Danau Diateh. Danau yang berada di Nagari Simpang Tanjuang Nan IV, Kecamatan Lembang Jaya dan Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok ini, memiliki pemandangan berkelas Eropa. Pepohonan hijau yang mengitari Danau ini menambah kesan indah yang pastinya tidak ingin kamu lewatkan.

Danau diateh terletak di perlintasan jalur lintas Padang – Muaro Labuh. Danau ini berada pada ketinggian 1.600 mdpl dengan luas 17,20 m2, panjang 6,25 km dan lebar 2,75 km. Danau ini cukup dangkal dengan bagian terdalam hanya 44m. Danau Diateh merupakan hulu dari Sungai Batanghari yang mengalir membelah Pulau Sumatera dan bermuara di Selat Malaka.

Tidak hanya pemandangan menawan yang bisa kamu nikmati disini. Hasil bumi seperti manggis yang merupakan “primadona” di Kabupaten Solok ini pun bisa kamu nikmati langsung dari penjual yang banyak menjajakan buah ini disekitaran Danau Diateh ini.

Di danau ini ada dermaga kapal yang menawarkan tur berkeliling untuk menikmati keindahan danau dengan harga yang terjangkau. Berkumpul bersama keluarga di lokasi ini tentunya akan menjadi solusi yang sangat menarik bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu liburan di Sumatera Barat,

Jarak dari Kota Padang menuju Danau Diateh sekitar 55 km dan dapat ditempuh selama 1 hingga 1,5 jam perjalanan darat (Motor, mobil, hingga busa pariwisata) dengan arus lalu lintas yang normal. Tentunya akan membutuhkan waktu lebih jika kamu terjebak di kemacetan atau salah memilih waktu ketika akan berangkat ke lokasi wisata ini.

 

Sumber: @beyubaystory

 

Trending

To Top