Sport

Semen Padang FC Menang atas Timnas Indonesia U-19

Semen Padang FC

Semen Padang FC menang adu pinalti 5-4 melawan Timnas U19 Indonesia

setelah bermain imbang 3-3 pada waktu normal di GOR H. Agus Salim, Padang. Tim yang diasuh oleh Indra Sjafri ini berkunjung ke kota Padang dengan membawa total 26 pemain. Laga persahabatan kali ini merupakan persiapan timnas U-19 yang akan bertanding di AFC 2018 pada Oktober nanti.

Laga persahabatan ini diawali dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk simpati kepada korban bencana alam di NTB dan Padang Pariaman yang ditimpa musibah beberapa waktu lalu. Permainan terbuka dan saling serang menghiasi pertandingan yang digelar malam hari di kota Padang.

Sesaat setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai, timnas U-19 langsung memberikan serangan kejut kepada barisan pertahanan Semen Padang FC. Ghifari Vaiz yang lolos dari penjagaan bek Kabau Sirah usai menerima umpan dari Rivaldo Ferre melepaskan tendangan keras yang bisa diamankan oleh Rendy Oscario.

Pada menit 15, wasit menunjuk titik pinalti usai bek Semen Tim Urang Awak tampak menyentuh bola ketika menghadang tendangan Rivaldo Ferre. Tendangan pinalti yang diambil oleh Syahrian Abimanyu sukses dikonversi menjadi gol dan mengubah papan skor menjadi 0-1 untuk timnas U-19.

5 menit berselang, Semen Padang FC menyamakan kedudukan. Tendangan keras melengkung Irsyad Maulana dari luar kotak pinalti timnas Indonesia U-19 sukses mengecoh Gialuca Pagliuca Rossy dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Semen Padang FC

Selebrasi pemain-pemain Timnas Indonesia U-19 usai mencetak gol ke gawang Semen Padang FC

Pada menit 23, Kabau Sirah kembali membobol gawang timnas Indonesia U-19 kembali lewat tendangan keras. Kali ini Rudi yang menjadi pencetak gol dan membawa Semen Padang FC unggul sementara atas timnas Indonesia U-19.

Indra Sjafri langsung merespon ketertinggalan tersebut dengan melakukan pergantian pemain. Pelatih kelahiran Batang Kapas, Pesisir Selatan ini, memasukkan Hanis Saghara menggantikan Khairul Imam Zakiri.

Timnas Indonesia U-19 berhasil menyamakan kedudukan pada menit 40 lewat kaki Witan Sulaiman. Witan sukses membobol gawang Rendy Oscario usai menerima umpan lambung terobosan dari Rivaldo Ferre.

Papan skor berubah menjadi 2-2. Bicara soal Rivaldo Ferre, tampaknya pemain ini menjadi bintang pada babak pertama. Anak muda kelahiran Jayapura ini mampu menunjukkan skill individu dan umpan-umpan yg berkelas dengan setiap kali mendapatkan bola, minimal bisa melewati 1 atau 2 pemain Semen Padang.

Indra Sjafri melakukan pergantian kiper usai kebobolan dua gol dengan pola yang sama. Coach Indra mengganti Gianluca Pagliuca Rossy dengan M. Aqil Savik yang mana adalah kiper utama timnas Indonesia U-19 di menit 41.

Pergantian pemain tersebut ternyata tidak menggentarkan semangat pemain Kabau Sirah untuk menambah gol. 2 menit berselang, giliran Riski Novriansyah yang membobol gawang timnas Indonesia U-19.

Riski Novriansyah sukses meneruskan umpan pendek Rudi yg masuk menerobos sisi kanan pertahanan Timnas U-19. Skor 3-2 untuk tuan rumah bertahan hingga wasit meniup tanda berakhirnya babak pertama.

Semen Padang FC

Rizki Novriansyah, salah satu pencetak gol Semen Padang FC di laga persahabatan melawan Timnas Indonesia U-19

Sesaat sebelum memasuki babak kedua, timnas Indonesia U-19 melakukan pergantian pemain agar merubah jalannya pertandingan. Coach Indra Sjafri memasukkan Samuel Christianson Simanjuntak, Hanis Saghara, dan Rachmat Irianto menggantikan David Rumakiek, Aulia Hidayat, dan Nurhidayat Haji Haris.

Belum semenit babak kedua berjalan, Samuel Christianson Simanjuntak mencetak gol untuk timnas Indonesia U-19. Samuel yang baru saja masuk ke lapangan sebagai pengganti, melakukan sentuhan pertama menerima umpan Hanis Saghara, dan mencetak gol. Skor berimbang 3-3 untuk kedua tim. Masuknya Hanis Saghara tentunya berdampak pada permainan timnas Indonesia U-19.

Pada menit 78, Novrianto, yang menjadi pemain terakhir dibarisan pertahanan Semen Padang FC, harus menerima kartu kuning usai melanggar Ghifari Vaiz yang berlari cepat karena sedang melakukan serangan balik. Semen Padang tampak lebih menguasai pada babak kedua. Pola serangan dari pemain sayap Semen Padang FC seringkali merepotkan barisan pertahanan U-19.

Skor 3-3 bertahan hingga wasit M. Arnando meniup peluit akhir pertandingan. Hasil imbang pada waktu normal tersebut diteruskan dengan tendangan pinalti. Semen Padang FC berhasil memenangkan pertandingan usai tendangan Rachmat Irianto berhasil ditepis oleh A. Iqbal Bachtiar. Skor akhir menjadi 3 (5) – (4) 3 untuk kemenangan Semen Padang FC.

To Top